Kenali 7 Jenis Lantai Rumah dan Karakteristiknya

Review

Memiliki rumah yang tidak hanya nyaman namun juga cantik tentu menjadi impian bagi banyak orang. Inilah mengapa menentukan konsep, desain, hingga jenis lantai rumah harus dilakukan dengan hati-hati. Di mana, lantai bukan hanya bagian untuk diinjak, namun juga memiliki peranan besar dalam keamanan dan kenyamanan. 

Jika salah memilih, bukan hanya pandangan Anda yang terganggu, namun rasa nyaman dan keamanannya juga tidak optimal. Misalnya, jika Anda memilih lantai yang terlalu licin untuk bagian teras, maka siapa saja yang melewatinya bisa saja terpeleset dan terjatuh. Nah, berikut beberapa jenis-jenis lantai rumah yang paling umum ditemui di Indonesia. 

Mengulik Jenis Lantai Rumah yang Paling Umum Digunakan

Setiap konsep rumah tentu memiliki pilihan furniture hingga lantai yang lebih cocok untuk dipasang. Misalnya, rumah minimalis biasanya cocok dengan lantai granit atau keramik, sedangkan desain interior tropis lebih cocok dengan jenis lantai rumah lainnya. Jika Anda masih merasa bingung, berikut beberapa jenis lantai rumah yang bisa Anda jadikan pilihan. 

1. Lantai Keramik 

Lantai keramik, Sumber: arsitag.com
Lantai keramik, Sumber: arsitag.com

Sampai saat ini, keramik masih menjadi salah satu jenis lantai rumah yang paling sering digunakan. Selain karena ukurannya yang beragam, keramik juga memiliki banyak pilihan motif, harga, hingga finishingnya yang membuat jenis lantai ini masih menjadi andalan.

Selain itu, pemasangan lantai keramik juga cukup mudah, sehingga hampir semua tukang bisa melakukannya dengan proper. Untuk urusan perawatan, keramik juga tidak membutuhkan perawatan khusus yang ribet. Namun, lantai keramik juga tidak bisa dikatakan sempurna, sebab material ini masih cukup mudah retak dan pecah. 

2. Lantai Vinyl 

Penggunaan lantai vinyl, Sumber: masuksini.com
Penggunaan lantai vinyl, Sumber: masuksini.com

Bagi Anda yang menginginkan lantai kayu namun belum memiliki budget yang cukup, maka lantai vinyl bisa menjadi alternatifnya. Selain terkesan hangat, lantai vinyl juga memiliki tampilan yang modern dan estetis. Ini sebabnya selain digunakan di rumah, vinyl juga sering dipakai untuk kantor, cafe, dan lainnya.

Secara pemasangan, vinyl merupakan salah satu jenis lantai rumah yang paling mudah dipasang. Bahkan banyak orang yang memasangnya sendiri tanpa bantuan jasa profesional. Namun, vinyl juga memiliki beberapa kekurangan, seperti tidak tahan pada panas, tidak ramah lingkungan, hingga tidak cocok untuk ruangan berlalulintas tinggi. 

3. Lantai Kayu 

Lantai kayu pada hunian, Sumber: lumberkingflooring.co.uk
Lantai kayu pada hunian, Sumber: lumberkingflooring.co.uk

Jika Anda memiliki budget lebih, lantai kayu bisa dijadikan pilihan. Warnanya yang alami seakan mampu memberikan kesan elegansi tingkat tinggi. Selain tampilan dan warnanya yang khas dan eksotis, lantai kayu asli juga memiliki kualitas dan ketahanan yang luar biasa. 

Namun, tentu saja jenis lantai rumah ini memiliki beberapa kekurangan pula. Selain harganya yang di atas rata-rata, lantai kayu juga biasanya membutuhkan perawatan ekstra. Ditambah lag bisa mudah lembab jika terkena air terus menerus. 

4. Lantai Granit

Lantai granit yang kuat, Sumber: melangestones.com
Lantai granit yang kuat, Sumber: melangestones.com

Semakin ke sini, lantai granit semakin disukai. Selain karena tampilannya yang lebih mewah dibandingkan keramik, granit juga termasuk salah satu material yang paling kuat dan tahan lama. Bukan hanya itu saja, cara membersihkan granit juga masih cukup mudah.

Namun, selain dari beberapa keunggulannya tadi, lantai granit juga masih memiliki kekurangan. Salah satu yang paling sering dirasakan adalah proses pemasangannya yang sedikit lebih sulit, sehingga membutuhkan jasa profesional agar hasilnya optimal.

5. Lantai Marmer 

Lantai marmer yang mewah, Sumber: alliancegranimarmo.com
Lantai marmer yang mewah, Sumber: alliancegranimarmo.com

Berbicara tentang jenis lantai rumah, tidak lengkap rasanya jika tidak menyebutkan marmer. Sampai saat ini, pemakaian marmer untuk lantai rumah masih terus menjadi impian yang didamba-dambakan bagi banyak orang. Bagaimana tidak, marmer terbentuk dari kristalisasi batu kapur secara alami, sehingga coraknya sangat khas.

Selain itu, marmer juga akan terasa sangat dingin ketika diinjak, seakan langsung menonjolkan statusnya sebagai material premium yang tidak semua orang bisa memilikinya. Jadi, jangan heran jika satu lembar marmer bisa dihargai hingga puluhan bahkan ratusan juta.

Namun meski memiliki harga fantastis, lantai marmer juga masih memiliki beberapa kekurangannya. Sebut saja kebutuhan perawatan yang cukup intens, sehingga banyak pemilik rumah yang harus memesan jasa professional khusus untuk menjaga marmernya. Selain itu, marmer juga masih cukup rentan terhadap zat asam. 

6. Lantai Tegel atau Ubin 

Lantai tegel atau ubin, Sumber: sintesiceramica.it
Lantai tegel atau ubin, Sumber: sintesiceramica.it

Jenis lantai rumah satu ini biasanya ditemui di bangunan yang sudah lama atau berkonsep vintage. Pada awal kemunculannya, lantai tegel hanya memiliki warna abu tua, namun kini sudah ada beberapa pilihan warna lai.

Beberapa keunggulan utama dari lantai ini adalah harganya yang terjangkau, mudah dipasang dan memberikan kesan yang dingin dan sejuk bagi ruangan. Sedangkan kekurangan utamanya adalah rentang pada zat asam. 

7. Lantai Beton Polished 

Lantai beton polished, Sumber: indoprecast.com
Lantai beton polished, Sumber: indoprecast.com

Sedangkan jenis lantai rumah yang terakhir adalah beton polished. Meskipun terlihat polos, namun lantai ini bisa memberikan kesan minimalis dan modern pada sebuah ruangan. Selain untuk rumah, lantai ini juga sering dipilih untuk kantor karena mudah dirawat dan dibersihkan. 

Untuk kekurangannya sendiri adalah kaki akan terasa tidak nyaman berjalan diatasnya, dan tidak terlalu cocok untuk ruangan dengan aktivitas dan lalu lintas yang tinggi. Selain itu, untuk memastikan tampilannya selalu bagus, Anda harus rutin merawatnya. 

Nah, itulah beberapa jenis lantai rumah yang bisa Anda jadikan pilihan. Satu hal yang tak kalah penting setelah memilih lantainya adalah untuk selalu membersihkan dan merawat lantai tersebut, sehingga tampilannya akan selalu bersih dan nyaman ketika dipijak.

Sebaiknya, pemilik rumah membersihkan lantai rumah dengan mengepel setiap satu hingga dua minggu sekali untuk bisa mendapatkan lantai yang benar-benar bersih dan wangi. Jadi, lantai mana yang akan Anda pilih?

Leave a Comment

Bogor Creative

Membantu Anda menemukan partner untuk keperluan bangunan Anda adalah misi kami. Nikmati banyak pilihan mitra pilihan yang bisa membantu kebutuhan Anda.

Order Layanan?

Jika Anda membutuhkan info lebih lanjut silahkan hubungi tim kami via tombol WhatsApp di bawah ini

Hubungi Sekarang